Senin, 02 Februari 2015

KPK VS POLRI MUNGKIN AJAKAN PENYIBUKAN POLITIK


     Sibuk kerja, sibuk tidur, sibuk diskusi, sibuk ngegosip. Banyak kesibukan yang ada didunia ini. Tapi, kesibukan kali ini bukan penyibukan biasa? Penyibukan politik akan kasus-kasus aneh. Yang ngebuat presiden puyeng. Ingat masalah RUU PILKADA yang sekarang udah jadi UU resmi. Kenapa DPR mengesahkan UU tersebut? Menurut gue, DPR sudah ngerasa bahwa kekuasaannya sudah mulai rapuh karena ngeliat presiden dan mentri-mentrinya kerja dengan idealis bukan materi. Jadi berkat UU tersebut, DPR bisa mengatur siapa yang bisa menjadi Gubernur, yang bisa menguntungkan posisi orang-orang DPR. Astagfirullah gue su udzon. Oiya itu salah satu penyibukan politik.

Gue ketemu foto ini di google, keren banget kata-katanya.
     Nah sekarang kita ngeliat lagi drama KPK VS POLRI. Menurut gue, pinter banget skenarionya. Bahkan penyibukan ini, bisa jadi wabah yang membuat nama baik presiden rusak. Coba lo pikir, calon kapolri yang dipilih presiden tak berselang waktu ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Mengingat kasus ini adalah kasus 2006. Aneh banget KPK gak ngebuka kasus itu dari dulu. Terus aneh juga KPK ngebuka kasus ini pas presiden memilih calon kapolrinya. Seandainya calon kapolri tersebut di tetapkan sebagai tersangka korupsi sebelum dipilih presiden, gue rasa gak bakalan jadi besar ini masalah, seperti halnya masalah yang kita lihat dimedia-media tentang "KPK VS POLRI".

     Sepertinya ini skenario penyibukan politik untuk menutupi isu tertentu, atau skenario politik untuk tujuan tertentu oleh oknum-oknum tertentu.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar