Kamis, 04 Desember 2014

MENGHENINGKAN CIPTA AKAN NAIKNYA HARGA BBM "ORASI"


Ribut kenaikan bbm bersubsidi semakin menjadi, bahkan setelah bbm naik masih saja topik ini diperbincangkan. Sebelum bbm bersubsidi ini dinaikkan, banyak rakyat yg menentang kenaikannya dan ada pula rakyat yg pro akan kenaikan bbm ini. Alasan bermacam-macam. Salah satunya ialah rakyat kebingungan akan naiknya harga bbm saat harga bbm diluar indonesia sedang turun. Ya teserah, kalau mau berpendapat seperti apa? Lagian toh, Negara kita kan Negara demokrasi, tapi ingat demokrasi kita harus demokrasi yg PANCASILA.

Ngomong-ngomong kan Pemerintah Indonesia sudah menetapkan harga bbm bersubsidi, apa yg bisa diperbuat. Ya nunggu, apa hasilnya? Lagian sih, pas harga bbm lagi turun-turunnya masih banyak orang kaya tidak tau diri membeli bbm bersubsidi, kan itu sama saja mengambil hak orang yg tidak mampu untuk mendapatkan bbm bersubsidi. Jadi buat orang kaya, jadilah orang kaya yg tau diri. Pakai PERTAMAX dong.
                Saya mempunyai pemikiran tentang hal ini, walaupun sebenarnya ini adalah doa yg saya inginkan. Tapi, mudahan ini bisa terjadi dan mungkin bisa melebihi yg saya harapkan, eh yg kita harapkan maksud saya.

Seandainya harga bbm bersubsidi diluar Indonesia memang benar-benar turun. Tetapi, di Indonesia harga bbm bersubsdi tersebut menjadi lebih mahal. Itulah kenapa saya mempunyai pemikiran, bahwa keuntungan Negara dalam menjual bbm itu sendiri mendapat banyak keuntungan. Kalau dipikir lagi itu bisa menggemukkan dana APBN Indonesia. Nah, dari dana APBN itulah Negara bisa membayar hutang-hutangnya dinegara lain, bahkan Indonesia bisa memberikan lebih banyak pendanaan untuk Kesehatn dan Pendidikan. Demi kesejahteraan rakyat. Tapi teserah sih mau seperti apa pemanfaatannya, yg ngatur semua kan pemerintah. Kesejahteraan rakyat tergantung pemerintahnya.

:D

Tidak ada komentar :

Posting Komentar