Senin, 05 Januari 2015

APAKAH KOTA SERIBU SUNGAI HANYA NAMA BELAKA "ORASI BY RAMADANI IDAHAM"

Penulis : Ramadani Idaham
Twitter : @Ramadani_Idaham
E-mail    : Ramadani_Idaham@yahoo.co.id


Sumber : Google
Kata orang Banjarmasin kota seribu sungai, memang benar Banjarmasin mendapat sebutan kota seribu sungai ketika dulu. Sekarang sebutan seribu sungai itu mulai hilang. Kenapa ? Karena sungai-sungai yang dulu ada sekarang ini mulai berubah menjadi lahan tempat tinggal, pertokoan dan gedung bertingkat. Padahal kota Banjarmasin berada dibawah permukaan laut yang menyebabkan rentan terkena banjir.
Kalau zaman dulu, Banjarmasin dimusim hujan masih bisa tidak kebanjiran walaupun dibawah permukaan laut karena banyaknya sungai-sungai yang tersebar di Banjarmasin, baik itu sungai besar maupun sungai kecil. Sungai-sungai tersebut menjadi penampung air dikala musim hujan dan cadangan air dimusim kemarau.
Coba kita bandingkan dengan keadaan kota Banjarmasin sekarang ini, pembangunan perumahan, pertokoan dan gedung bertingkat diatas sungai-sungai kecil yang menyebabkan sungai-sungai tersebut menyempit dan menghilang. Jadi pantas saja kalau musim hujan tiba, ada beberapa daerah di kota Banjarmasin yang sudah merasakan banjir.
Sungai besar yang ada di kota Banjarmasin juga sangat mengkhawatirkan keadaannya. Sampah yang dibuang masyarakat sekitar ke sungai mulai memenuhi sungai tersebut. Akibatnya sungai tersebut menjadi dangkal. Belum lagi pencemaran air yang disebabkan limbah pabrik dan masyarakat sekitar yang masih BAB di sungai dan membangun rumah di daerah bantaran sungai membuat lebar sungai menyempit.
Sumber : Google
Saya cuma mengkhawatirkan, kalau pembangunan yang terjadi di kota Banjarmasin tanpa memikirkan keadaan geografis kota Banjarmasin yang berada di bawah permukaan laut yang sejak dulu bergantung pada sungai-sungai besar dan kecil untuk menampung air yang melimpah saat musim hujan dan menjadi cadangan air dikala musim kemarau, maka bukan tidak mungkin Banjarmasin mengikuti jejak kota Jakarta.
Lewat tulisan ini, saya menghimbau kepada semua lapisan masyarakat. Baik itu pemerintah dan masyarakat kota Banjaramasin agar menjaga sungai-sungai yang ada saat ini. Jangan sampai sebutan kota seribu sungai hanya tinggal nama dan menjadi sebutan belaka.



suaradarijalanan.blogspot.com

Tidak ada komentar :

Posting Komentar