Malam-malam nongkrong bersama teman-teman adalah hal biasa yang sering gue lakukan. Gue lagi asyik-asyiknya nongkrong dengan teman-teman, tiba-tiba ada pengemis kecil yang menghampiri. Melihat itu, gue dan teman yang lain memberikan recehan yang kami miliki.
![]() |
| Google.com |
"Ka Evi ya?" Pengemis kecil itu menunjuk salah satu teman sepenongkrongan gue.
"Oh, masih ingat ya sama kaka?" Evi teman gue menanggapi apa yang dikatakan pengemis kecil itu.
"Ya tentu, masih ingat dong ka?" Sahut pengemis kecil.
"Duduk dulu sini, makan bakso dulu, nanti kaka bayar."
Setelah itu anak kecil tersebut duduk dan memakan bakso kuah yang dipesankan oleh Evi. Selesai makan, pengemis kecil itu pamit untuk meminta-minta lagi ketempat lagi dengan kata-kata "Penghasilan belum tercapai".
Agak penasaran juga sih, kenapa Evi jadi sedekat itu dengan pengemis kecil tadi. Akhirnya gue bertanya, dan mendapatkan jawaban "Anak kecil tersebut adalah korban keadaan, mereka dipaksa untuk meminta-minta dengan target yang telah ditentukan, kalau tidak tercapai, mereka disiksa".
![]() |
| Google.com |
Wah, ini namanya kekerasan yang dapat dikenakan pidana. Tetapi susah untuk mendapat profokator kasus ini. Karena setiap pengemis kecil yang ditangkap satpol pp, tidak akan membuka siapa yang menjadi pelaku utama.
Tujuan artikel ini saya buat, untuk memberi tahukan. Bahwa ini semua memang benar-benar ada.
suaradarijalanan.blogspot.com
@@@@@
Tiap harinya SUARA DARI JALANAN™ selalu ada artikel baru. Buat info artikel terbarunya, kunjungi akun sosmed gue dibawah ini :
Twitter : @bmbngh
Instagram : bmbngh
Pin bb : 545CC7C4
Email : bambanghariyadi49@gmail.com


Tidak ada komentar :
Posting Komentar