GUE interview
hari ini ditempat kerja baru. Alhamdulillah, akhirnya gue bisa cari uang lagi.
Sebenarnya dalam panggilan interviewkali ini gue agak ragu-ragu, gue gak tau apaan
yg buat gue ragu. Tapi tetap gue jalanin aja. Sesampainya disebuah perusahaan tersebut,
gue menunggu sekitar 30 menit lebih, sampai pada akhirnya giliran gue untuk
interview. Masuk dalam ruangan. Keluar, dan besok gue udah dipersilahkan kerja.
Besok kemudian, ditempat kerja..
![]() |
| Sumber : Google |
Sebelum kelapangan kerja, gue
keruangan interview dulu. Yaudah, gue ikutin aja intruksi tersebut.
“Bambang, ini ada berkas
perjanjiannya. Baca dulu” Bapak HRD bicara sama gue.
“oiya pak” Gue jawab.
Setelah membaca surat perjanjian
tersebut. Gue lebih memilih untuk balik kanan bubar jalan dari perusahaan itu.
Gak jadi kerja. Pasti pembaca bingung kenapa gue
ngelakuin hal demkian. Nanti gue jelasin.
Dunia
pekerjaan sekarang memang sempit, penindasan dalam dunia pekerjaan memang
sesukanya. Tapi, namanya juga pekerjaan, kalo enak itu bukan kerjaan.
Suatu
yg membingungkan dalam dunia pekerjaan, ada saja perusahaan yg mencari
keuntungan secara halus kepada karyawan. Pasti sering dengarkan perusahaan yg
menuntut karyawan barunya untuk menjaminkan berkas sensitif atau kita contoh
iyalah ijazah karyawan baru tersebut. Kata pimpinan perusahaan, itu agar
karyawan tidak pergi begitu saja pada perusahaan, disaat resign agar berhentinya
secara baik-baik. Pertanyaannya, kenapa disaat karyawan mengajukan resign,
untuk mengambil jaminan tersebut perlu uang tebusan? Konyolkan.
![]() | |
| sumber : suara dari jalanan |
Itulah yg gue rasain saat gue
ngebaca surat perjanjian diperusahaan dimana gue melamar pekerjaan yg udah gue
ceritain diatas. Didalam surat perjanjian tersebut dikatakan, bahwa karyawan yg
bergabung dengan perusahaan tersebut harus menjaminkan bpkb atau ijazah
terakhirnya. Terus gue baca juga, seandainya karyawan tersebut mengiginkan
untuk resign, maka pengajuan dilakukan 1 bulan sebelum pengajuan resign. Contoh
kita mau resign tanggal 30, agar kita mendapat berkas jaminan kita, tentunya
harus mengajukan pada tanggal 1. Simple. Tapi konyolnya, saat kita mengajukan
resign pada tanggal 1, kita harus tetap bekerja sampai dengan tgl 30 (1 bulan
kerja), dan pada tanggal 30 kita akan mendapatkan berkas kita, tapi kita tidak
menerima gaji 1 bulan kerja kita tersebut. Kerja tanpa gajih, untuk mengambil
berkas kita yg kita jaminkan. Kalau dipikir lagi, itu sama saja membayar
tebusan jaminan kita, dengan uang 1 bulan gaji yg kita dapat. Kaya penculikan
aja. Konyolkan, hee
Yaudah,
ini zaman modern bung gak usah deh perusahaan pakai sistem malu-maluin kaya
gitu. Please cari rejeki halal, jangan cara malak kaya gituan.
Program Suara Dari Jalanan, didukung oleh :
1. Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Banjarmasin
2. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin
Program Suara Dari Jalanan, didukung oleh :
1. Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Banjarmasin
2. Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum UNISKA Banjarmasin


Tidak ada komentar :
Posting Komentar