Kamis, 03 September 2015

FILOSOFI RESIGN : BERHENTI KERJA UNTUK MENCARI KERJA

Kesekian kalinya gue melihat tumpukan berkas lamaran kerja yang sangat banyak. Ditempat kerja sebelum gue kerja disinipun, pemandangannya juga begitu. Tentunya gue menyadari, lowongan pekerjaan yang disediakan pada zaman sekarang, tidak berbanding lurus dengan banyaknya orang-orang yang membutuhkan pekerjaan.

Tentunya gue, mungkin bukan gue saja, tapi kita sering melihat banyak para pekerja yang memilih untuk resign (berhenti) dari pekerjaannya, dikarenakan tidak sesuai dengan apa yang mereka sukai (Mungkin). Ya itulah namanya pekerjaan! Lagiankan, kita dapat hasil dari setiap keringat yang telah dicucurkan.

Kembali ke resign. Sebenarnya, untuk  masalah resign, kita mesti berpikir dua kali, soalnya diluar sana banyak para penganggur yang mengharapkan pekerjaan (Sesuai tumpukan berkas lamaran yang gue lihat sebelumnya), sedangkan kita (khususnya gue) sudah beruntung mendapatkan pekerjaan sebagai mata pencarian tiap bulannya. Jadi, buat apa resign kalau abis resign akhirnya kita harus cari kerja juga? Kecuali kerjaan yang lebih baik sudah menunggu diluar sana, ya silahkan resign. Kalau tidak, buat apa resign? Tapi, terserah aja sih.

Dan pada akhirnya "BERHENTI KERJA UNTUK MENCARI KERJA". Sekian dan terima kasih.

(?)

Buat info artikel terbaru SUARA DARI JALANAN™, kunjungi akun sosmed gue dibawah ini :
Twitter : @bmbngh
Instagram : bmbngh
Pin bb : 545CC7C4
Email : bambanghariyadi49@gmail.com

Download lagu-lagu saya :
Reverbnation.com/bambangh

Minggu, 30 Agustus 2015

SINAR MAUT, AURAT WANITA

Kadang gue prihatin juga waktu melihat berita televisi tentang pemerkosaan, aborsi, dan apapun yang berhubungan dengan itu. Semua hal tersebut terjadi karena suatu nafsu manusia yang terkadang tidak bisa ditahan lagi. Kalau sudah nafsunya dikelarin, fatalkan jadinya?

Dijalanan kota ini gue menikmati angin sepoi-sepoi, yang membuat kesegaran menyatu didalam tubuh. Kebetulan hari ini weekend, tentunya bukan gue saja yang menikmati jalanan. Tapi, lebih dari 100 orang yang ada dikota inipun juga begitu.

Gue melihat, beberapa anak muda sepantaran gue sedang nongkrong dipinggiran jalan, entah itu pria ataupun wanita. Dengan pakaian modis, sudah menjadi trend biasa. Termasuk pakaian wanita yang mungkin sedikit tidak pantas untuk dipakai didepan umum. Celana pendek yang menampilkan auratnya. Apa mereka tidak sadar, dengan menampilkan aurat seperti itu sudah menjual dirinya dengan murah. Kalau diacara-acara tertentu sih, ya mungkin gakpapa, tapi ini didepan umum. Fasilitas umum dan gratis. Percaya gak percaya, pakaian wanita seperti itu bisa memancing pria dalam tanda kutip.

Nah, itu semua lah yang mungkin membuat maraknya kasus-kasus pemerkosaan, dan sejenisnya. Karena naluri pria, sangat suka dipancing. Dan pria akan menghormati wanita yang menghormati dirinya terlebih dahulu. Sekian dan terima kasih haha.

Suaradarijalanan.blogspot.com
Reverbnation.com/bambang

Sabtu, 29 Agustus 2015

KEJUJURAN KOTA DIMALAM HARI

Disana gue melihat para PSK yang sedang berdiri dipinggir jalan menunggu para pelanggan yang mungkin bersedia mencicipi lekuk tubuhnya. Disana, gue juga melihat pengemis bersandar ditiang lampu merah dengan pandangan kosong berharap sesuatu. Berbagai macam pemandangan yang terlihat ditengah malam kota ini.

Dimalam seperti ini, kota terasa lebih terbuka, seakan berbicara apa adanya. Berbeda dengan siang hari tadi, kota ini seperti menjaga etikanya. Bukan hanya dikota ini saja, tetapi dikota lainpun juga begitu.

Tapi jujur. Gue lebih suka menelusuri kota disaat malam seperti ini. Karena saat inilah, gue merasa yang namanya kejujuran. Berbeda disaat siang hari, kota seperti berbohong mengenai jati dirinya.

Kamis, 27 Agustus 2015

LAGU "MASIH DIMASALAH DUNIA" BUAT TRAGEDIA MEMILUKAN DUNIA

Baru aja upload kawan, masih anget.. Mari didownload di reverbnation.com/bambangh

MASIH DIMASALAH DUNIA adalah sebuah lagu yang saya tulis disaat saya dihadapkan oleh kekacauan dunia. Berbagai tragedi saya coba rangkum dalam lirik tersebut. Dengan diiringi musik yang sederhana dan kualitas vokal seadanya, akan mengajak kawan-kawan mengingat tragedi sederhana yang memilukan didunia. Makasih yawww

Rabu, 19 Agustus 2015

LAGU UNTUK MEREKA PARA "SARJANA PENGANGGURAN"

Pada kesempatan kali ini, saya menulis sebuah lagu yang berjudul SARJANA PENGANGGURAN. Kritik sosial tidak terlepas dari lagu tersebut. Isi hati dari para sarjana yang tidak mendapat keberuntungan dalam dunia kerja dan akhirnya jadi pengangguran. Download lagunya secara gratis "BambangH - Sarjana Pengangguran" di reverbnation.com/bambangh

Senin, 17 Agustus 2015

MERDEKA ADALAH AWAL PERJUANGAN!

Baru saja kita merayakan hut RI yang ke 70 tahun. Bagaimana rasanya, menyenangkan bukan? Disana-sini kita melihat lomba 17an yang diadakan masyarakat Indonesia sembari tersenyum dan tertawa. Tetapi dibalik itu semua, kita mengetahui banyak rakyat Indonesia yang belum merdeka sepenuhnya.

Banyak yang mengeluh tentang kemerdekaan. Banyak kalangan bawahan menyalahkan kalangan atas menuntut kemerdekaan. Bukan, seharusnya bukan menyalahkan yang kita perbuat. Tetapi, perjuangan.

Bapak SOEKARNO pernah mengatakan bahwa kemerdekaan bukan kemenangan tetapi awal perjuangan untuk membangun Republik Indonesia ini. Nah, bapak revolusi saja mengatakan tentang perjuangan, bukan tentang menyalahkan. Kenapa kita membuat karangan indah dengan tema MENYALAHKAN?

Ingat, kita bukan penonton yang akan menikmati hasil orang lain tetapi kita pahlawan yang akan menikmati hasil yang telah kita perjuangkan.

Merdeka Republik INDONESIA ke 70.

Sabtu, 01 Agustus 2015

KATA MUI BPJS HARAM? ALAH, CUMA MEDIA AJA YANG TERLALU LEBAY!!

Rekomen link : nasional.kompas.com/read/2015/07/30/08583361/BPJS.Tak.Ada.Kata-kata.Haram.dalam.Fatwa.MUI

Isu yang sangat menarik yang menyatakan BPJS haram. Bagaimana jaminan kesehatan yang diperuntukkan untuk rakyat Indonesia ini menjadi haram. Walaupun sebenarnya ini memang hal yang perlu dipertanyakan dan perlu diperjelas sejelas-jelasnya.

Setelah mendengar kabar ini, banyak para yang berwenang untuk membicarakan hal tersebut dimedia-media. Pada akhirnya kita sebagai rakyat menumbuhkan pemikiran-pemikiran baru. Kalau gue jujur, punya pemikiran seperti dibawah ini.

"Karyawan/pegawai setiap bulannya membayar iuran untuk BPJS tersebut. Terus kalau sakit baru dipakai uang BPJS nya, terus kalau misalnya gak sakit uangnya dikemanakan? Sedangkan orang yang gak mampukan, iuran perbulannya dibayar oleh pemerintah"

Nah itulah yang mungkin menjadi isu, kenapa BPJS menjadi haram. Kalau dipikir lagi sih, yang haram itu bukan BPJS nya, tapi sistem yang ada dalam BPJS tersebut perlu dirubah. Mungkin kali ya haha.

Tapi, kayanya gak perlu juga dibilang haram. Cuma media aja mungkin terlalu lebay, bikin slogan "BPJS HARAM". hahaha

Foto dibawah dari google ya..